|
Perkembangan Alam Pikir Manusia
Fase Awal :
1.Keterbatasan Pengetahuan Manusia karena keterbatasan Penginderaan baik langsung/dg alat
2.Keterbatasan Penalaran Manusia
3.Sebatas Pemenuhan Hasrat Manusia
Fase Perkembangan :
Penggunaan Pengetahuan yang mrp Kombinasi antara Pengalaman2 & kepercayaan demi terpenuhinya Kuriositas Manusia maka muncullah MITOS.
Fase Pola pikir Ke-Ilmu-an :
-Penggunaan pengalaman yang dialami sebagai rujukan berpikir
-Pola pikir pembuktikan kebenaran melalui kumpulan-kumpulan fakta (Pengalaman)
-Mitos mulai ditinggalkan
Pendorong bertambahnya Ilmu Pengetahuan :
1. Pemuas diri manusia sbg hasil Kurositas yg dimiliki berupa Teori2 (Teoritis)__Ilmu Murni
2. Pemanfaatan Pengetahuan sbg upaya peningkatan Taraf Hidup yg lebih Tinggi (Praktis)__Ilmu Terapan
Tokoh Perintis IP
Aristoteles ; Mengedepankan pola berpikir sendiri, dan membuang hal-hal yang tidak masuk akal.
Al Fargani, Al Batani, (Abad 9),
Al Farabi (Abad 10),
Ibnu Shina ; Ahli Kedokteran, Al Biruni, Omar Kayam,
Al Ghozali (Abad 11) ; Ahli Ilmu Pengetahuan & Filosof.
Yang secara berkesinambungan memberikan Pengembangan2 keilmuan serta penterjemahan referensi keilmuan dr bhs. Yunani ke dalam bhs Arab.
Pada masa itulah Bangsa Arab menjadi Pusat Ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Yang terkenal dengan Pusat Perpustakaan & Masjid Al Hambra, Cordoba (Spanyol
* Ilmu Alamiah mrp kegiatan manusia yang bersifat aktif & Dinamis.
—Ilmu Alamiah lahir dimasa terakumulasinya Pengalaman2 (Kumpulan Fakta2) Manusia, shg IA mjd Dasar Ilmu Pengetahuan
Kriteria Ilmu Pengetahuan ;
1. Teratur
2. Sistematis
3. Berobyek
4. Bermetode
5. berlaku Universal
Keteraturan IA menjadi dasar pengembangan kegiatan manusia yang bersifat aktif & Dinamis.
IA dalam membahas IP menggunakan Alam Semesta sebagai Obyek pembahasan
Segala kebenaran dalam IA, terletak pada Metode Ilmiah.
Shg masalah yg tdk dpt diterapkan Metode Ilmiah, berarti “TIDAK ILMIAH”
—Sebaliknya, segala permasalahan yg Ilmiah, selalu dpt diselesaikan melalui Metode Ilmiah dgn Prosedur Ilmiah sbg berikut ;
1. Penginderaan
2. Menemukan Masalah
(Bagaimana, Apa, mengapa?)
3. Hipotesis (Dugaan)
4. Eksperimen
5. Teori
Sistematika......
